Rabu, 08 Juni 2011 - 05:00:03 WIB
RT/RW Net Gading Permai
Diposting oleh : Hary Susanto
Kategori: RT/RW Net - Dibaca: 8426 kali

Jumat 25 Februari 2011, ini adalah sejarah awal saya menyampaikan ide pemikiran untuk membangun RT/RW Net. Apa sih RT/RW Net? Sederhana saja RT/RW Net ya jaringan internet yang dipasang pada area RT atau RW. RT/RW net dibangun dengan tujuan agar pengguna internet bisa menghemat biaya koneksi internet. Alasan utama itu. Sebagai contoh dari diri saya sendiri. Walaupun di sekolah atau dikampus kabel internet selalu ada dimeja saja, namun di gading permai, di rumah saya ndak bisa koneksi internet kapan saja dan sesuka saya.  Awalnya saya mencoba berlangganan speedy sebulan 200 ribu namun eih, wah ternyata tagihan perbulannya terasa berat. Dulu sekitar tahun 2009 saya menggunakan speedy paket guru sekitar 100 ribu + PPN 10% berarti 110 ribu plus abunemen telepon 38rb dan lain-lain tanpa dipakai telepon rumah rata-rata ketemu 42.500 jika ditotal tagihan telpon plus internet menjadi  152.500,00 cukup besar juga bagi saya jika setiap bulan harus mengeluarkan anggaran segitu. Akhirnya saya putuskan speedy dan saya beralih ke smart dengan harapan saya bisa koneksi internet mobile alias bisa dimana saja. Namun ternyata smart masih terlampau pelan. Akhirnya sampai sekarang hp smart saya musiumkan. Kebutuhan internet di rumah semakin terasa manakala anak saya (Hayyan) sering saya ajak ke kampus dan bermain games online disana. Wah tak ayal lagi sampai rumah pasti dia pingin main lagi. Game online. Wah gimana solusinya?

Singat cerita saya sampaikan ide saya ngobrol-ngobrol dengan Pak Tantowi mengenai koneksi internet, pas kebetulan beliau juga baru saja turun paket speedy. Sayapun menyampaikan ide untuk pembentukan RT/RW Net. Setelah saja jelaskan secara mendetail. Bak gayung bersambut kamipun sepakat membuat RT/RW Net, agar  iurannya kecil maka kami coba tawarkan ke Pak Sarwo Edi, Imam Averroes, dan Pak Sarno Aji.  Wah responnya mereka cepat dan Oke, langsung kasih uang dan jalan deh.

Pada bulan pertama yang terhubung dengan RT/RW Net adalah rumah Bapak  1)Tantowi ; 2) Hary ; 3) Sarno Aji; 4) Sarwo Edi ; 5) Imam Averroes; 6) Kunto ; 7) Slamet; 8) Budi; 9) Taraf; 10) Frans Haidar; 11) Eko. Pada bulan pertama tagihan speedy  sebesar Rp. 331.761,- ditambah dengan biaya abunemen dan listrik untuk terminal dan modem sebesar 30.000 maka total pengeluaran adalah 361.761,- sedangkan pemasukkannya sebesar Rp. 35.000 X 11 pengguna sehingga 385.000,- dikurangi dengan total tagihan maka saldo RT/RW Net dibulan pertama adalah Rp. 23.200. Sedangkan pada bulan kedua saldo dari RT/RW Net sebesar Rp. 52.500,- dari saldo RT/RW Net  tersebut uangnya digunakan untuk mendaftarkan domain RT/RW Net sebesar Rp. 75.000,-.

Syukur Alhamdulillan pada pertengahan bulan Mei beliau Bapak Daru Dwi P masuk dalam RT/RW Net yang kemudian disusul oleh beliau Bapak A. Sijabat pada tanggal 22 Mei 2011. Sampai pada titik inilah persediaan kabel sudah habis. Tepat pada tanggal 6 Juni 2011 penggunanyapun bertambah yaitu Bapak M. Hutahaean sehingga titik rumah yang sudah terhubung ke RT/RW Net Gading Permai adalah 14 titik rumah. Kabel internet yang tadinya habispun sudah saya sediakan 1 gulung (300 meter) jadi  jika ada kerusakan atapun ada penambahan pengguna baru bisa digunakan.

Semoga dengan semakin bertambahnya pengguna RT/RW Net maka bisa memperkuat silahturahmi, memudahkan komunikasi warga, memudahkan pengurus memberikan informasi kepada warga gading melalui website, serta secara spesifik bagi titik rumah yang penggunanya adalah pelajar maka sudah tidak perlu lagi pergi ke warnet dengan alasan mengerjakan tugas guru atau sebagainya. Orang tua tetap bisa memantau putra-putrinya belajar di rumah termasuk internetan di rumah.

Setidaknya kita warga gading sudah memiliki infrastuktur dunia nyata yaitu RT/RW Net dan infrastruktur dunia maya yaitu gadingpermai.org yang bisa digunakan untuk kemajuan kita bersama. Amin.



0 Komentar :